Patrazone.com – Harapan Indonesia untuk melangkah jauh di turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2025 kini tinggal bergantung pada sektor ganda putra, setelah satu-satunya wakil di ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, gagal melaju ke semifinal.
Pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu harus mengakui keunggulan unggulan Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, lewat laga ketat rubber game dengan skor 21-18, 16-21, 7-21, dalam pertandingan perempat final yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/6/2025).
“Lawan jauh lebih siap hari ini. Mereka benar-benar ingin menang dan berhasil meredam serangan kami,” ungkap Tiwi usai pertandingan.
Gagal Atasi Perubahan Pola Permainan Lawan
Ana/Tiwi tampil cukup menjanjikan di gim pertama dengan pola permainan menyerang yang efektif. Namun, dominasi mereka mulai luntur setelah pasangan Korea mengubah tempo permainan menjadi lebih cepat dan agresif di gim kedua dan ketiga.
“Kami kesulitan mengimbangi perubahan pola main mereka. Dari situ tekanan semakin besar dan kami tidak bisa keluar dari situasi itu,” ujar Febriana.
Kekalahan ini sekaligus memperpanjang tren inkonsistensi Ana/Tiwi sepanjang musim 2025. Sebelumnya, mereka juga tersingkir di babak perempat final turnamen-turnamen besar lainnya seperti Indonesia Masters, Thailand Open, dan Malaysia Masters.
Target Bangkit di Japan Open 2025
Meski gagal melaju lebih jauh di kandang sendiri, Ana/Tiwi tetap menatap optimistis turnamen berikutnya. Mereka menegaskan tekad untuk bangkit dan tampil lebih konsisten di ajang Japan Open 2025 yang akan berlangsung pada 15–20 Juli mendatang.
“Kami akan evaluasi performa dan maksimalkan persiapan, terutama secara individu agar bisa tampil lebih baik di Japan Open,” tambah Tiwi.
Perjuangan Indonesia Kini di Tangan Ganda Putra
Kekalahan Ana/Tiwi melengkapi hasil kurang memuaskan wakil Indonesia di perempat final Indonesia Open 2025. Sebelumnya, Putri Kusuma Wardani dari tunggal putri juga tersingkir usai kalah 19-21, 20-22 dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi.
Sementara itu, pasangan ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga terhenti setelah ditaklukkan duet Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue dengan skor 11-21, 21-23.
Kini, satu-satunya harapan Merah Putih berada di tangan dua pasangan ganda putra:
- Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan menghadapi Huang Di/Liu Yang dari China,
- dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang dijadwalkan berjumpa pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
