Gagal Total di MotoGP 2025, Bagnaia Akui Tak Bisa Santai dan Tegaskan Ingin Setia pada Ducati

Patrazone.com – Francesco Bagnaia menjalani musim yang jauh dari kata memuaskan. Finis di posisi kelima klasemen akhir MotoGP 2025 membuat pebalap Ducati itu gagal memenuhi ekspektasi, terutama setelah empat musim sebelumnya selalu finis di dua besar dan menjadi juara dunia beruntun pada 2022 dan 2023.

Paruh kedua musim bahkan menjadi titik terburuk dalam kariernya. Usai meraih podium ketiga di Sachsenring, performanya merosot drastis. Dari 11 balapan grand prix terakhir, Bagnaia hanya mampu menyelesaikan lima—termasuk insiden di Valencia (16/11) ketika ia terjatuh sesaat setelah start.


Bagnaia: “Aku Tidak Akan Bisa Santai di Liburan Ini”

Kegagalan demi kegagalan membuat Bagnaia mengaku sulit beristirahat di masa liburan.

“Mengenal diriku sendiri, aku enggak akan bisa melakukannya. Aku akan banyak berpikir tentang balapan,” ujar Bagnaia kepada GPOne.

Musim depan, sang juara dunia dua kali itu berharap bisa menemukan kembali kenyamanannya di atas motor baru GP26. Momen tersebut akan sangat menentukan, terutama karena bursa pebalap MotoGP 2026 diprediksi terbuka luas.


Rumor Masa Depan, Bagnaia vs ‘Persaingan Internal’ Ducati

Kesulitan Bagnaia memunculkan spekulasi tajam mengenai masa depannya di Ducati. Beredar kabar bahwa pabrikan Borgo Panigale itu berpotensi tidak memperpanjang kontraknya yang akan habis akhir 2026.

Di sisi lain, Ducati secara terbuka mengungkapkan keinginan untuk terus bekerja sama dengan Marc Marquez, yang tampil luar biasa musim ini. Kondisi ini membuat persaingan memperebutkan satu kursi Ducati kian ketat.


Bagnaia Tegaskan Ingin Setia Selamanya pada Ducati

Meski rumor beredar kencang, Bagnaia menegaskan bahwa keinginannya tidak berubah: ia ingin tetap bersama Ducati hingga akhir kariernya.

“Aku ingin terus bersama Ducati, itulah ambisiku. Aku memulai bersama mereka, mereka memberiku kesempatan untuk meraih dua titel juara dunia,” ujar Bagnaia.

“Kami meningkatkan motor ini bersama-sama. Sekarang siapa pun bisa cepat dengan motor ini, dan aku ingin sekali mengakhiri karierku bersama mereka.”

Bagnaia juga menyebutkan bahwa pembicaraan kontrak mungkin bisa dimulai pada musim dingin, meski ia belum tahu pasti kapan.

“Aku enggak tahu. Aku bukan orang yang tepat untuk menjawab pertanyaan itu,” tegasnya.


Perjalanan Bagnaia di MotoGP 2026 dipastikan akan menjadi salah satu sorotan terbesar. Mampukah ia bangkit dan kembali ke puncak?

Patrazone
Exit mobile version