Patrazone.com — Sebagian perempuan masih merasa ragu untuk keramas saat sedang menstruasi. Mitos yang beredar menyebutkan, keramas—terutama dengan air dingin—dapat membuat darah haid berhenti keluar.
Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Spesialis obstetri dan ginekologi, Dr. dr. Andon Hestiantoro, SpOG-KEFR, menegaskan bahwa perubahan aliran darah saat keramas adalah hal wajar secara medis dan bersifat sementara.
Menurut dr. Andon, ada beberapa faktor yang menjelaskan mengapa darah menstruasi bisa tampak berkurang atau seolah berhenti setelah keramas.
1. Reaksi Tubuh terhadap Air Dingin
Saat tubuh terkena air dingin, pembuluh darah di permukaan kulit akan menyempit atau mengalami vasokonstriksi. Tujuannya untuk menjaga suhu inti tubuh tetap stabil.
“Efek ini memang lokal dan sementara. Pada sebagian perempuan, penyempitan pembuluh darah bisa terjadi ringan hingga ke area rahim atau endometrium,” ujar dr. Andon kepada detikcom, Sabtu (17/1/2026).
Akibatnya, aliran darah haid bisa tampak berkurang atau tertahan sementara selama beberapa jam. Meski begitu, kondisi ini bukan berarti haid benar-benar berhenti.
2. Pengaruh Posisi Tubuh dan Gravitasi
Faktor lain yang sering luput disadari adalah posisi tubuh saat keramas. Berdiri atau membungkuk di bawah shower dapat memengaruhi aliran darah akibat gravitasi.
“Dalam posisi tertentu, darah bisa tertahan di dalam vagina sehingga tidak langsung keluar,” jelas dr. Andon.
Setelah mandi dan kembali ke posisi duduk atau berbaring, darah yang sempat tertahan itu akan keluar kembali. Hal inilah yang menimbulkan kesan haid “mulai lagi” setelah keramas.
3. Efek Relaksasi Air Hangat
Berbeda dengan air dingin, mandi atau keramas dengan air hangat justru dapat membantu merelaksasi otot-otot tubuh, termasuk otot di sekitar rahim.
“Relaksasi ini bahkan bisa membantu melancarkan aliran darah haid untuk sementara waktu,” kata dr. Andon.
Kesimpulan: Keramas Saat Haid Aman Dilakukan
Dr. Andon menegaskan bahwa perubahan aliran darah menstruasi setelah keramas bukan disebabkan oleh faktor hormonal dan tidak berbahaya.
“Darah haid tidak berhenti total. Itu hanya tertahan sementara dan akan keluar kembali,” ujarnya.
Dengan demikian, perempuan tidak perlu khawatir untuk tetap menjaga kebersihan diri selama menstruasi, termasuk dengan keramas. Justru, kebersihan tubuh yang terjaga dapat membantu mencegah infeksi dan membuat tubuh terasa lebih nyaman saat haid.
