Patrazone.com — Penyanyi Saphira Adya kembali menyapa penikmat musik Tanah Air lewat album terbarunya bertajuk Heart String. Album yang berisi 11 lagu baru ini resmi dirilis dan sudah tersedia di seluruh platform streaming sejak 28 Januari 2026.
Lewat lagu pembuka berjudul Journey, Saphira mengajak pendengar menelusuri perjalanan personalnya sepanjang 2025—tentang proses mencari, menerima, dan membuka hati.
Lahir dari Kisah Nyata
Album Heart String lahir dari rangkaian kisah yang nyata dan emosional. Saphira menuangkan berbagai perasaan yang pernah ia alami, mulai dari pertemuan yang terasa indah hingga perpisahan yang meninggalkan luka.
Kenangan-kenangan tersebut awalnya ia tuangkan dalam bentuk tulisan, sebelum akhirnya diolah menjadi lagu-lagu yang sarat makna.
“Kadang apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan ekspektasi. Tapi tidak apa-apa. Proses untuk menemukan apa yang kita mau memang bisa panjang, dan di situlah keindahannya,” ujar Saphira dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1).
Proses Kreatif yang Mengalir
Saphira mengungkapkan, proses pengerjaan album ini berjalan tanpa hambatan dan terasa begitu alami. Setiap lagu lahir dari pengalaman yang benar-benar ia alami sendiri.
“Aku merasa proses pembuatan album ini berjalan indah dan cepat. Semua yang aku tulis datang dari pengalaman nyata. Ini bukan tentang belum bisa move on, tapi tentang mengolah perjalanan hidup menjadi karya,” katanya.
Ia juga menyadari bahwa menulis lagu menjadi salah satu cara paling menyenangkan untuk melepaskan stres.
“Menulis itu membahagiakan, apalagi ketika tulisan tersebut berubah menjadi lagu yang bisa didengar kapan saja,” tambahnya.
Daftar Lagu Heart String
Album Heart String memuat 11 lagu dengan tema reflektif dan personal, yaitu:
- Journey
- Remind Me of You
- Black Shirt
- Perfect Woman Being
- ½
- Selagi Bersama
- Closure
- The Ring
- Lost Angels
- In Another Life
- Ayah (bonus track)
Album yang Intim dan Jujur
Lewat Heart String, Saphira Adya menghadirkan album yang intim, jujur, dan relevan dengan banyak orang—tentang harapan, kehilangan, serta keberanian untuk menerima perjalanan hidup apa adanya.
Album ini menandai fase baru perjalanan bermusik Saphira, dengan pendekatan yang lebih personal dan dewasa, sekaligus mengajak pendengar menemukan makna dalam setiap cerita.
