Film “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” Tayang Lebaran 2026, Luna Maya Hadir dengan Kekuatan Gelap

Patrazone.com — Film horor terbaru Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa resmi mengumumkan jadwal tayang di bioskop Indonesia. Karya terbaru Soraya Intercine Films ini akan menyapa penonton pada momen Lebaran 2026, tepatnya pekan ketiga Maret 2026.

Menjelang penayangan, official trailer film tersebut telah dirilis dan langsung mencuri perhatian. Dalam waralaba terbaru ini, Luna Maya kembali memerankan Suzzanna—namun dengan wajah dan pendekatan cerita yang benar-benar baru.


Bukan Sundel Bolong, Suzzanna Bangkit dengan Ilmu Santet

Trailer memperlihatkan transformasi Suzzanna yang berbeda dari film-film sebelumnya. Kali ini, Suzzanna bukan sosok hantu sundel bolong, melainkan manusia yang mempelajari ilmu hitam demi menuntut balas.

Dendam itu bermula dari kematian sang ayah yang disantet oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang kejam dan haus kekuasaan. Luka batin tersebut mendorong Suzzanna menempuh jalan gelap, meski konsekuensinya harus mempertaruhkan segalanya.

Di tengah dendamnya, Suzzanna justru jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian), seorang pria taat agama. Konflik batin pun menjadi poros cerita: memilih balas dendam atau meninggalkan segalanya demi cinta.


Babak Baru Semesta Suzzanna

Film ini disutradarai Azhar Kinoi Lubis, diproduseri Sunil Soraya, dengan skenario garapan Ferry Lesmana, Jujur Prananto, dan Sunil Soraya. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa disebut sebagai babak baru dalam semesta Suzzanna yang belum pernah dihadirkan sebelumnya di layar lebar Indonesia.

“Film ini berbicara tentang penindasan oleh penguasa, dosa dan ketidakbersalahan manusia di tengah kekuasaan. Temanya relevan dengan situasi saat ini, namun tetap menghibur dengan peningkatan kualitas sinematik,” ujar Sunil Soraya.


Teknologi Visual Baru untuk Sosok Suzzanna

Soraya Intercine Films juga menghadirkan inovasi visual baru dalam menghidupkan karakter Suzzanna. Tidak hanya mengandalkan make-up prostetik, tim produksi melakukan riset mendalam terhadap arsip film-film Suzzanna klasik.

Wajah Suzzanna dihadirkan melalui CG base mesh yang dikembangkan dari wajah asli Suzzanna, lalu diaplikasikan ke prostetik Luna Maya secara frame by frame pada tahap pascaproduksi. Pendekatan ini memungkinkan emosi dan ekspresi Luna Maya tetap tersampaikan secara utuh.


Deretan Pemain dan Tantangan Baru Luna Maya

Selain Luna Maya, Reza Rahadian, dan Clift Sangra, film ini juga dibintangi Nai Djenar Maesa Ayu, Adi Bing Slamet, El Manik, Yatti Surachman, Iwa K, Nunung, Andi/Rif, Aziz Gagap, hingga Piet Pagau.

Bagi Luna Maya, ini merupakan film ketiganya sebagai Suzzanna sekaligus satu-satunya film yang ia bintangi pada 2026.

“Di film ini, Suzzanna bukan hantu, tetapi manusia yang mengalami perjalanan spiritual menuju kekuatan gelap. Ini tantangan baru dan akan menjadi sejarah baru bagi karakter Suzzanna,” kata Luna Maya.

Reza Rahadian pun menyebut karakter Pramuja sebagai peran yang menarik karena mempertemukan dua kutub ekstrem: religiusitas dan ilmu hitam.


Jejak Sukses Film Suzzanna

Semesta Suzzanna sebelumnya mencatat kesuksesan besar. Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) meraih lebih dari 3 juta penonton, disusul Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023) dengan 2 juta penonton.

Dengan pendekatan cerita baru, visual yang lebih maju, dan konflik yang lebih kompleks, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa digadang-gadang menjadi salah satu film horor paling dinanti saat Lebaran 2026.

Patrazone
Exit mobile version