Patrazone.com — Persaingan menuju gelar juara La Liga semakin memanas. Di tengah tekanan dari rival-rivalnya, FC Barcelona kembali menunjukkan konsistensi mereka dengan meraih kemenangan penting yang menjaga posisi di puncak klasemen.
Bermain di markas Athletic Club pada Minggu (8/3/2026), tim asal Catalonia itu sukses membawa pulang kemenangan tipis 1-0. Hasil tersebut menjadi kemenangan ke-22 Barcelona di liga musim ini—sebuah catatan impresif yang menegaskan dominasi mereka sepanjang kompetisi.
Kemenangan itu membuat Barcelona kini mengoleksi 67 poin dari 27 pertandingan, sekaligus mempertahankan posisi teratas klasemen sementara.
Real Madrid Terus Membayangi
Meski kokoh di puncak, Barcelona belum sepenuhnya aman. Rival abadinya, Real Madrid, masih terus membayangi dari posisi kedua.
Sehari sebelumnya, Real Madrid berhasil mencuri tiga poin penting saat bertandang ke markas Celta Vigo. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Los Blancos menang 2-1 dan kini mengoleksi 63 poin.
Selisih empat poin antara dua raksasa Spanyol ini membuat persaingan gelar La Liga masih sangat terbuka.
Bagi para penggemar sepak bola, duel antara Barcelona dan Real Madrid selalu menjadi magnet utama kompetisi. Musim ini pun tidak berbeda—kedua tim kembali saling menekan hingga pekan-pekan krusial.
Atletico dan Villarreal Berbagi Poin yang Sama
Di bawah dua tim teratas, Atletico Madrid terus menjaga peluang mereka untuk finis di zona Liga Champions.
Atletico meraih kemenangan dramatis 3-2 atas tamunya Real Sociedad pada Minggu. Kemenangan itu menjadi yang ketiga secara beruntun bagi tim asuhan Diego Simeone.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Atletico kini mengoleksi 54 poin dan berada di posisi ketiga klasemen.
Namun posisi mereka belum sepenuhnya aman. Villarreal CF juga mengumpulkan jumlah poin yang sama setelah menang 2-1 atas Elche CF.
Meski memiliki poin identik, Villarreal harus puas berada di posisi keempat karena kalah selisih gol dari Atletico Madrid.
Betis Tersandung di Getafe
Sementara itu, Real Betis gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperkecil jarak dengan tim di atasnya.
Saat bertandang ke markas Getafe CF, Betis justru harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-2. Kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi kelima dengan 43 poin.
Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di papan tengah La Liga musim ini.
Persaingan Panas di Zona Degradasi
Jika di papan atas persaingan memperebutkan gelar semakin sengit, situasi di papan bawah juga tak kalah dramatis.
Deportivo Alaves yang berada di posisi ke-16 harus menelan kekalahan kedua secara beruntun setelah takluk 2-3 dari Valencia CF. Kekalahan itu membuat Alaves tetap mengoleksi 27 poin.
Tepat di bawah mereka, Elche berada di posisi ke-17 dengan 26 poin setelah kalah dari Villarreal.
Sementara itu, RCD Mallorca yang bermain imbang 2-2 melawan CA Osasuna masih terjebak di zona degradasi di posisi ke-18 dengan 25 poin.
Nasib yang tak jauh berbeda dialami Levante UD. Hasil imbang 1-1 melawan Girona FC membuat mereka tetap berada di posisi ke-19 dengan 22 poin.
Adapun posisi juru kunci masih ditempati oleh Real Oviedo yang baru mengumpulkan 17 poin dari 26 pertandingan.
Tim tersebut masih memiliki satu laga tersisa yang akan dimainkan saat bertandang ke markas RCD Espanyol.
Musim Panjang yang Masih Menyisakan Drama
Dengan masih tersisanya banyak pertandingan, kompetisi La Liga musim ini diprediksi akan terus menghadirkan drama.
Barcelona memang berada di posisi terdepan, tetapi bayang-bayang Real Madrid tetap menjadi ancaman serius. Di sisi lain, perebutan tiket kompetisi Eropa serta perjuangan menghindari degradasi juga berlangsung tak kalah sengit.
Satu hal yang pasti: setiap pekan di La Liga kini terasa seperti final kecil—di mana satu gol bisa mengubah peta persaingan seluruh kompetisi.
