Patrazone.com — Usai debut spektakuler di Moto3 Thailand, pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kini menatap seri berikutnya di GP Brasil dengan penuh percaya diri. Pebalap berusia 17 tahun ini menyiapkan strategi khusus agar bisa kembali menunjukkan performa gemilang di lintasan yang belum pernah dijajal para pebalap lainnya.
Debut Gemilang di Thailand
Pada balapan perdana di Sirkuit Buriram, Thailand, 1 Maret 2026, Veda mengejutkan dunia balap motor. Pebalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta, itu sukses finis di posisi kelima, mencetak poin penting sekaligus menunjukkan bahwa ia pantas mendapat julukan ‘Roket Moto3’, yang diberikan media Jerman, Speedweek.
“Debut saya di Thailand sangat berkesan. Saya belajar banyak soal bagaimana menekan motor di setiap tikungan dan menjaga ritme balapan,” kata Veda dalam wawancara eksklusif dengan SpoTV.
Kinerja apik ini juga membuat sejumlah tim MotoGP memantau perkembangannya, mengindikasikan bahwa nama Veda akan semakin diperhitungkan di level internasional.
Tantangan Baru di Brasil
Moto3 kini memasuki jeda sebelum seri berikutnya di Brasil, yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 Maret 2026 di Autodromo Internacional de Goiania – Ayrton Senna. Menariknya, sirkuit ini menjadi medan baru bagi semua pebalap, sehingga pengalaman adaptasi akan menjadi kunci utama.
“GP Brasil adalah sirkuit baru bagi semua pebalap. Menurut saya, siapa yang cepat beradaptasi akan meraih hasil bagus. Saya akan menggunakan pengalaman di Thailand sebagai bekal untuk menghadapi balapan ini,” ujar Veda.
Strategi ‘Belajar Cepat’
Dengan pengalaman terbatas di sirkuit baru, Veda menekankan pentingnya mempelajari layout sirkuit secara detail, memahami titik pengereman, serta mengatur ritme motor. Strategi ini dinilai krusial agar pebalap muda asal Indonesia itu bisa mempertahankan momentum positif dari Thailand.
Para pengamat balap motor internasional bahkan memprediksi Veda memiliki peluang untuk menembus podium, karena kecepatan adaptasinya dan mental kuat yang telah terbukti pada balapan debut.
Harapan dan Dukungan Publik
Kehadiran Veda Ega di Moto3 bukan hanya sekadar prestasi pribadi, tapi juga menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Dukungan dari keluarga, tim, dan penggemar tanah air diharapkan bisa menjadi energi tambahan bagi pebalap muda ini.
Veda sendiri mengaku bersemangat membawa nama Indonesia bersinar di kancah balap internasional. “Saya ingin menunjukkan bahwa pebalap Indonesia bisa bersaing di level dunia. Ini bukan hanya soal kemenangan, tapi juga tentang pengalaman dan belajar dari setiap balapan,” katanya.
Dengan strategi matang dan mental yang terus diasah, Veda Ega Pratama siap meneruskan perjalanan impresifnya. Dunia balap internasional kini menantikan aksi ‘Roket Moto3’ asal Indonesia di Brasil akhir bulan ini.
