Netflix Kerek Harga Langganan Mulai Maret 2026, Paket Termurah Kini Rp151 Ribu per Bulan

Patrazone.com — Penggemar serial dan film di platform Netflix harus bersiap menyesuaikan kantong. Mulai Maret 2026, Netflix kembali menaikkan harga layanan berlangganannya, dengan penyesuaian mencapai US$2 atau sekitar Rp33.800 per bulan.

Kenaikan ini bukan pertama kali. Dalam dua tahun terakhir, Netflix beberapa kali menyesuaikan tarif berlangganan secara bertahap, terutama untuk paket terbaru dan pelanggan baru.

Harga Paket Kini Naik, Termurah Rp151 Ribu

Paket termurah yang dilengkapi iklan kini dibanderol US$8,99 atau sekitar Rp151.000 per bulan, naik dari US$7,99 (Rp135.000). Sementara itu, paket standar tanpa iklan kini mencapai US$19,99 atau Rp337.000, naik dari sebelumnya US$17,99 (Rp304.000). Paket premium, yang menawarkan kualitas streaming tertinggi, kini mencapai US$26,99 atau sekitar Rp456.000 per bulan.

Tak hanya itu, biaya tambahan untuk menambahkan pengguna di luar satu rumah juga ikut naik. Paket dengan iklan kini mengenakan US$6,99 (Rp118.000) per tambahan pengguna, sedangkan paket tanpa iklan menjadi US$9,99 (Rp168.000).

Alasan Kenaikan Harga: Lebih Banyak Fitur dan Konten

Menurut pihak Netflix, kenaikan ini mencerminkan upaya perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Sejak kenaikan terakhir pada Januari 2025, Netflix menambahkan beragam fitur baru, termasuk podcast video, tayangan siaran langsung, pengembangan fitur video pendek, serta pembaruan aplikasi mobile.

“Penyesuaian harga ini juga memungkinkan kami menghadirkan lebih banyak pilihan hiburan dan inovasi bagi pelanggan,” ungkap perwakilan Netflix yang dikutip dari TechCrunch, Jumat (27/3/2026).

Pelanggan baru mulai membayar tarif baru sejak 26 Maret 2026. Sementara pelanggan lama akan mengikuti penyesuaian dalam beberapa bulan mendatang, dengan pemberitahuan melalui email sekitar satu bulan sebelumnya.

Konteks Industri Streaming: Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros

Kenaikan harga ini juga terjadi setelah Netflix memutuskan mundur dari rencana kerja sama besar dengan Warner Bros. Discovery. Perusahaan menilai tawaran akuisisi yang sempat dibahas tidak akan dilanjutkan.

Dengan langkah ini, Netflix tetap fokus memperkuat ekosistem streaming mandiri, meningkatkan konten eksklusif, dan menghadirkan pengalaman menonton yang lebih menarik bagi pengguna di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Bagi penggemar drama Korea, film box office, dan serial orisinal Netflix, kenaikan harga ini menjadi sinyal untuk menyesuaikan langganan atau menimbang kembali paket yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Satu hal pasti: industri streaming di Indonesia terus bergerak cepat, dan Netflix tak segan menyesuaikan tarif demi layanan yang lebih kaya dan inovatif.

Patrazone
Exit mobile version