Gol Spektakuler Rizky Ridho, dari Bekasi ke Panggung Dunia: “Bukan Obat, Ini Motivasi”

Patrazone.com — Malam penghargaan itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun bagi Rizky Ridho, momen tersebut menjadi pengingat perjalanan panjang—dari lapangan lokal hingga panggung dunia.

Bek andalan Persija Jakarta dan tim nasional Indonesia itu resmi menyabet penghargaan gol terbaik dalam PSSI Awards 2026. Gol yang membawanya menang bukan sembarang gol—melainkan sepakan jarak jauh yang meluncur tajam ke gawang Arema FC pada kompetisi BRI Super League 2024/2025.

Gol itu lahir di Stadion Patriot Candrabagha—dan sejak saat itu, namanya melesat jauh, bahkan sempat masuk nominasi penghargaan gol terbaik dunia, FIFA Puskás Award.

Dari Bek ke Sorotan Dunia

Tak banyak bek yang dikenal karena gol indahnya. Namun Ridho mematahkan stereotip itu.

Dalam satu momen, ia bukan hanya pemain bertahan—tetapi juga kreator keajaiban. Sepakan keras dari jarak jauh itu meluncur tanpa kompromi, mengejutkan kiper lawan, sekaligus membuat publik terpukau.

Gol tersebut bersaing dengan sejumlah nama besar di dalam negeri, seperti Arkhan Fikri, Egy Maulana Vikri, Ole Romeny, hingga Rayhan Hannan.

Namun pada akhirnya, publik memilih Ridho.

Bukan Penebus Kegagalan

Meski sempat gagal meraih Puskás Award, Ridho tidak melihat penghargaan ini sebagai pelipur lara.

“Bukan obat sih, lebih ke motivasi,” ujarnya dengan tenang.

Baginya, masuk nominasi penghargaan dunia saja sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Ia merasa telah membawa nama Indonesia ke panggung global—sesuatu yang tidak semua pemain bisa capai.

“Saya sangat bangga bisa mewakili Indonesia,” tambahnya.

Apresiasi dari Rumah Sendiri

Di tengah gemerlap sepak bola internasional, Ridho justru menyoroti satu hal yang paling berarti: pengakuan dari negeri sendiri.

Ia mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan melalui PSSI Awards, yang dipilih melalui voting publik sejak Januari hingga Maret.

“Bisa diapresiasi di negeri sendiri itu luar biasa,” katanya.

Ucapan itu sederhana, tetapi sarat makna—bahwa bagi seorang pemain, dukungan dari rumah sendiri sering kali lebih berharga dari sorotan luar.

Motivasi untuk Terus Melangkah

Di usia 24 tahun, perjalanan Ridho masih panjang. Penghargaan ini bukan garis akhir, melainkan titik awal untuk tantangan yang lebih besar.

Ia bertekad terus memberikan kontribusi terbaik, baik untuk klub maupun tim nasional.

“Pastinya akan terus termotivasi,” ujarnya.

Bahkan, dengan nada bercanda, ia membuka kemungkinan mencetak gol spektakuler serupa di masa depan.

“Mungkin saja terulang. Kelihatannya mudah, ya?” katanya sambil tertawa.

Lebih dari Sekadar Gol

Gol indah memang bisa dikenang. Namun yang membuatnya abadi adalah cerita di baliknya—tentang kerja keras, kepercayaan diri, dan keberanian mengambil peluang.

Rizky Ridho telah membuktikan bahwa dari posisi mana pun di lapangan, seorang pemain bisa menciptakan momen besar.

Patrazone
Exit mobile version