Internasional
Gen Z Nepal Sukses Gulingkan Pemerintah dalam 48 Jam: Kemenangan Berbalut Luka

Patrazone.com – Protes kaum Gen Z di Nepal berhasil menggulingkan pemerintahan dalam hanya 48 jam — sebuah perubahan dramatis yang membawa harapan, sekaligus luka mendalam bagi rakyat.
Kronologi Kejatuhan Pemerintah Oli
- Aksi protes pecah setelah pemerintah memblokir 26 platform media sosial termasuk Facebook, WhatsApp, dan X, atas alasan mereka tidak mendaftar ke kementerian terkait. Langkah ini dianggap warga sebagai upaya sensor dan kontrol kebebasan berekspresi.
- Gelombang protes yang dipimpin oleh generasi muda — Gen Z — meluas cepat. Ribuan mahasiswa dan anak muda turun ke jalan di Kathmandu dan kota-kota sekitarnya.
- Polisi dan aparat keamanan merespons dengan keras. Setidaknya 51 orang tewas dan lebih dari 1.300 terluka dalam kerusuhan yang menelan banyak nyawa. Banyak bangunan pemerintahan dibakar dan wilayah-wilayah strategis lumpuh.
- Di tengah kekacauan, Perdana Menteri K.P. Sharma Oli akhirnya mengundurkan diri — memberi jalan bagi pembentukan pemerintahan sementara.
Pemerintahan Baru & Dampak yang Belum Terpulihkan
- Presiden Ramchandra Paudel kemudian menunjuk Sushila Karki, mantan Ketua Mahkamah Agung, sebagai perdana menteri sementara — menjadikannya premi pertama perempuan di Nepal.
- Pemerintah sementara ini diharapkan cepat menyelenggarakan pemilu baru, yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Maret 2026.
Kemenangan yang Pahit
Meski pemerintahan berhasil digulingkan, masyarakat menyebut keberhasilan ini penuh luka:
- Rasa bangga bercampur trauma, kemarahan, dan penyesalan atas jatuhnya korban warga sipil.
- Kerugian ekonomi besar: kerusakan properti dan gedung pemerintahan, terganggunya layanan publik, dan dampak sosial yang meluas.
Akar Masalah & Harapan
- Sebelum aksi, ketidakpuasan telah mengendap: korupsi, nepotisme, rendahnya lapangan kerja bagi pemuda, dan ketidaksetaraan di dalam sistem politik.
- Gerakan ini dipicu simbol media sosial yang diblokir — tetapi isu yang lebih besar adalah tuntutan akan akuntabilitas, transparansi, dan pemerintahan yang tidak hanya milik elite.
Gen Z Nepal telah membuat satu loncatan bersejarah — bukan hanya menggulingkan satu pemimpin, tapi menegaskan bahwa rakyat, terutama generasi muda, menuntut perubahan nyata. Pemerintahan sementara di bawah Karki diharapkan mampu memperbaiki kerusakan, memenuhi janji pemilu bebas, dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.



