Properti

BP Tapera Targetkan Penyaluran 280.000 Rumah Subsidi hingga Akhir 2025

Patrazone.com – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) optimistis penyaluran rumah subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa menembus 280.000 unit hingga akhir 2025.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan pihaknya tengah memacu berbagai strategi untuk mengejar target tersebut di sisa tahun ini. Salah satunya, memperpanjang tenggat waktu realisasi akad kredit.

“Biasanya, akad kredit maksimal dilakukan sampai 15 Desember. Tahun ini kami perpanjang hingga 30 Desember pukul 12.00 WIB,” ujar Heru saat menghadiri agenda Akad Massal 50.000 KPR FLPP dan Serah Terima Kunci Tahun 2025 di Banten, Sabtu (20/12/2025).

Langkah ini dimaksudkan memberi ruang lebih luas bagi bank penyalur dan pengembang menyelesaikan proses administrasi. Meski optimistis mencapai 280.000 unit, Heru mengakui target 300.000 unit masih sulit dicapai.

“Kendala utama bukan dari sisi permintaan. Permintaan tinggi, tapi pasokan hunian masih terbatas. Itu yang menjadi tantangan utama,” jelas Heru.

Berdasarkan data BP Tapera, hingga 19 Desember 2025, realisasi penyaluran rumah subsidi telah mencapai 263.017 unit dengan nilai Rp32,67 triliun. Program ini didukung 39 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, dan 7.998 pengembang.

Rumah subsidi tersebut tersebar di 12.981 perumahan yang berada di 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Heru menambahkan, perpanjangan periode akad telah disesuaikan dengan proses internal BP Tapera agar semua administrasi selesai sebelum tahun anggaran berakhir.

Dengan berbagai strategi yang dilakukan, BP Tapera optimistis target 280.000 unit rumah subsidi dapat tercapai hingga penutupan 2025.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button