Keuangan

Negosiasi Tarif RI-AS Belum Tuntas, Final Round Dijadwalkan Januari 2026

Patrazone.com – Pemerintah Indonesia masih akan melanjutkan perundingan tahap akhir dengan Amerika Serikat (AS) terkait tarif resiprokal. Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump telah menyepakati tarif impor sebesar 19% untuk sebagian besar produk ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam.

Namun, beberapa komoditas unggulan Indonesia dikecualikan dari tarif tersebut dan tetap mendapatkan bea masuk 0%, salah satunya adalah kelapa sawit (CPO).

“Perundingan belum tuntas 100%, ada final round bulan Januari nanti,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, kepada Bisnis, Minggu (28/12/2025).

Edi enggan merinci lebih jauh agenda pertemuan tahap terakhir pada Januari mendatang. Pada pertemuan sebelumnya di Desember 2025, tim yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan USTR Jamieson Greer menyepakati pengecualian sawit dari tarif 19%.

Komoditas Indonesia Bebas Bea Masuk

Sejumlah produk asli Indonesia, seperti kakao dan sawit, tetap dikenakan bea masuk 0%. Ketentuan ini tercantum dalam executive orders (EO) Presiden AS Donald Trump, yang memberikan pembebasan tarif untuk daftar komoditas tertentu.

Beberapa komoditas yang belum tercantum dalam EO harus melalui pertemuan bilateral antara AS dan negara mitra agar bisa memperoleh tarif 0%. Edi menjelaskan, “Misalnya, kelapa sawit awalnya tercantum dengan tarif 0%, kemudian dihapus dari daftar dan hanya diberikan ke negara yang sudah menandatangani perjanjian bilateral. Artinya, jika Indonesia sudah sepakat, kelapa sawit akan tetap dapat tarif 0%.”

Sejarah Negosiasi Tarif RI-AS

Sebelumnya, Presiden Trump sempat memberlakukan tarif impor sebesar 32% untuk produk Indonesia. Namun, pada Juli 2025, kedua presiden menyepakati penurunan tarif menjadi 19%. Dengan adanya final round pada Januari 2026, implementasi tarif secara riil masih menunggu hasil kesepakatan akhir.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button