Satelit Nusantara 5 Resmi Capai Orbit di Atas Kalimantan, Siap Perluas Internet Nasional

Patrazone.com — Satelit Nusantara Lima (Nusantara 5/N5) resmi tiba di orbit geostasioner 113° Bujur Timur, tepat di atas Pulau Kalimantan, Kamis (29/1/2026). Satelit milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) itu berada pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi setelah menuntaskan tahapan Electric Orbit Raising (EOR).
Keberhasilan ini menandai selesainya fase perjalanan satelit sejak diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX pada September 2025.
Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan, tibanya Satelit Nusantara 5 di orbit tujuan menjadi capaian strategis dalam penguatan infrastruktur satelit nasional, khususnya untuk pemerataan akses internet di Tanah Air.
“Kami bersyukur Satelit Nusantara 5 berhasil tiba di orbit 113° Bujur Timur sesuai rencana. Keberhasilan EOR menegaskan kesiapan teknologi satelit ini untuk memasuki tahapan berikutnya,” ujar Adi, Minggu (1/2/2026).
Kapasitas Besar, Jangkau Seluruh Indonesia
Satelit Nusantara 5 merupakan Very High Throughput Satellite (VHTS) dengan kapasitas lebih dari 160 Gbps. Satelit ini menggunakan platform Boeing 702MP dan dilengkapi 101 spot beam Ka-band yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Dengan usia operasional lebih dari 15 tahun, Satelit N5 juga dibekali teknologi digital payload yang memungkinkan pengelolaan lalu lintas data secara lebih fleksibel dan efisien, menyesuaikan kebutuhan konektivitas di berbagai wilayah.
Masuk Tahap Uji Coba Selama 90 Hari
Project Director Satelit Nusantara 5 sekaligus Direktur Teknologi PSN Satrio Adiwicaksono menjelaskan, setelah tiba di orbit, satelit akan memasuki fase in-orbit testing.
“Tahapan ini untuk memverifikasi kesehatan dan performa satelit pascapeluncuran serta integrasinya dengan jaringan stasiun bumi. Prosesnya berlangsung sekitar 90 hari,” kata Satrio.
Setelah itu, akan dilakukan spacecraft handover, yakni serah terima operasional satelit dari Boeing kepada PSN.
Tujuh Stasiun Bumi Disiapkan
Untuk mendukung operasional Satelit Nusantara 5, PSN telah menyiapkan tujuh stasiun bumi yang tersebar di Aceh, Bengkulu, Banjarmasin, Cikarang, Gresik, Kupang, dan Tarakan. Seluruh infrastruktur tersebut disiapkan guna memastikan layanan berjalan optimal.
PSN menargetkan Satelit Nusantara 5 mulai beroperasi penuh pada April 2026, guna mendukung kebutuhan komunikasi data berkapasitas besar sekaligus mempercepat transformasi digital Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dalam kesempatan terpisah, mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menilai keberadaan Satelit N5 berpotensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional, terutama melalui pemerataan akses internet hingga wilayah pelosok.



