Teknologi

Terungkap, Ulat Bisa Mendengar Tanpa Telinga: Bulu Halus Jadi Sensor Suara

Patrazone.com — Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: ulat ternyata mampu mendengar, meski tidak memiliki telinga. Kemampuan ini berasal dari bulu-bulu halus di tubuhnya yang berfungsi sebagai sensor pendeteksi suara.

Penemuan ini berawal dari pengamatan sederhana Carol Miles, ahli biologi dari Universitas Binghamton, New York. Ia menyadari ulat selalu bereaksi ketika terdengar suara keras di sekitarnya, seolah terkejut.

“Reaksinya konsisten. Itu membuat kami bertanya, apakah ulat benar-benar bisa mendengar?” kata Miles.

Diuji di Ruangan Paling Sunyi

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Miles dan tim membawa ulat ngengat tembakau ke ruang anechoic, salah satu ruangan paling sunyi di dunia, milik Universitas Binghamton. Di ruangan ini, suara dapat dikontrol secara presisi tanpa pantulan.

Peneliti awalnya masih ragu apakah ulat bereaksi terhadap suara di udara atau getaran dari permukaan tempat mereka berpijak, seperti batang tanaman. Karena itu, kedua rangsangan diuji secara terpisah, mulai dari suara frekuensi rendah hingga tinggi.

Hasilnya mengejutkan.

Dikutip dari Popular Science, Jumat (6/2/2026), ulat ternyata merespons keduanya. Namun, respons terhadap suara yang merambat di udara 10 hingga 100 kali lebih kuat dibandingkan getaran yang dirasakan melalui kaki.

Bulu Halus Berperan sebagai “Telinga”

Tahap selanjutnya, peneliti mencoba mengungkap alat pendengaran ulat. Mereka kemudian menghilangkan sebagian bulu halus di tubuh ulat dan mengulang pengujian.

Hasilnya jelas. Setelah bulu-bulu tersebut dihilangkan, kepekaan ulat terhadap suara menurun drastis.

Temuan ini menunjukkan bahwa bulu-bulu kecil itu berfungsi sebagai sensor suara, dengan cara mendeteksi pergerakan udara akibat gelombang bunyi.

Para peneliti menduga kemampuan ini berkembang sebagai mekanisme bertahan hidup, memungkinkan ulat mendeteksi suara kepakan sayap predator, seperti tawon, sehingga bisa bereaksi lebih cepat.

Inspirasi untuk Teknologi Masa Depan

Temuan ini bukan hanya penting bagi dunia biologi, tetapi juga berpotensi menginspirasi teknologi manusia. Cara ulat mendeteksi suara dapat menjadi dasar pengembangan mikrofon generasi baru yang lebih kecil, sensitif, dan efisien.

Penelitian ini dipresentasikan dalam pertemuan gabungan Acoustical Society of America dan Acoustical Society of Japan pada Desember 2025.

“Memahami bagaimana hewan mendengar adalah langkah penting untuk menciptakan teknologi pendeteksi suara yang lebih baik di masa depan,” ujar Ronald Miles, peneliti sekaligus insinyur mesin dari Universitas Binghamton.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button