Wakil Bupati Sukirman: Kasus Hukum Bupati Fadia Arafiq Ibarat Musibah Keluarga, Pemerintahan Pekalongan Tetap Berjalan

Patrazone.com — Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, angkat bicara mengenai situasi pemerintahan di Kabupaten Pekalongan setelah Bupati Fadia Arafiq terseret proses hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia menyebut kondisi tersebut sebagai musibah yang menimpa “satu keluarga”, namun memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal.

Saat ditemui di Gedung Setda Kabupaten Pekalongan, Kamis (4/3/2026) pagi, Sukirman mengaku prihatin atas situasi yang tengah dihadapi pimpinan daerahnya.

“Yang pertama tentu kita menyampaikan kesedihan dan keprihatinan. Ibarat kata ini dalam satu keluarga, kemudian ada yang terkena musibah. Kita doakan Ibu Fadia semoga segera ada penyelesaian yang baik. Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan,” kata Sukirman.

Meski ada dinamika hukum, Sukirman menegaskan pelayanan publik di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan seperti biasa.

Ia memastikan layanan kesehatan, pendidikan, aktivitas pasar, hingga sektor perizinan tidak mengalami gangguan.

“Pelayanan masih berjalan dengan baik. Di bidang kesehatan, pendidikan, pasar, UKM, UMKM, perizinan, dan seterusnya tetap berjalan,” ujarnya.

Menurut Sukirman, pembagian tugas antara dirinya dan Bupati selama ini memang telah berjalan otomatis. Jika salah satu berhalangan, pejabat lainnya langsung mengambil alih tugas pemerintahan.

“Kami secara otomatis selalu berbagi tugas. Bila satu berhalangan, yang lain mengerjakan. Para asisten dan kepala dinas juga saling mendukung,” katanya.

Ia juga membenarkan adanya penyegelan sejumlah ruangan di kantor pemerintahan oleh penyidik KPK. Namun, sejumlah unit kerja langsung mengalihkan ruang operasional agar pelayanan tetap berlangsung.

“Kalau yang di sini sudah dialihkan. Ada tiga bagian yang dipindahkan. Pak Asisten langsung mengambil inisiatif,” jelasnya.

Sukirman menambahkan, ruangan yang disegel berada di kantor Bupati dan ruang Sekretaris Daerah.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pekalongan masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait langkah administratif selanjutnya.

“Kami juga menunggu petunjuk dari Pak Gubernur. Terus terang kami juga belum mengetahui secara detail proses yang terjadi hari ini maupun langkah berikutnya,” ungkapnya.

Terkait sejumlah pejabat yang disebut ikut dibawa ke Jakarta oleh penyidik KPK, Sukirman mengaku belum mendapatkan informasi pasti.

“Bahkan rekan-rekan yang dibawa ke Jakarta pun sampai sekarang kami belum tahu secara detail siapa saja,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan kondisi keuangan daerah tetap aman, termasuk pembayaran gaji serta tunjangan bagi aparatur sipil negara (ASN).

“THR aman. Gaji ke-13 juga aman. Saya pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik dan tidak ada gangguan,” tegas Sukirman.

Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang tengah berjalan di KPK.

“Kita tunggu keputusan hukumnya seperti apa,” kata Sukirman.

Patrazone
Exit mobile version