286 Paket Sembako dan Ratusan Kantong Beras Dibagikan di Pekalongan, Sukirman: Semoga Jadi Berkah Ramadan

Patrazone.com — Di tengah suasana Ramadan yang hangat, ratusan warga di Kabupaten Pekalongan berkumpul sejak pagi di halaman kantor kecamatan. Sebagian datang dengan langkah pelan, sebagian lain saling menyapa sambil menunggu giliran menerima bantuan sembako yang telah disiapkan.

Di momen itulah Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan menyalurkan ratusan paket bantuan kepada warga yang membutuhkan, Sabtu (14/3/2026).

Penyaluran bantuan berlangsung di dua lokasi, yakni Kantor Kecamatan Kedungwuni dan Kantor Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah bersama Baznas kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama bulan suci Ramadan.

Ratusan Warga Antre Bantuan

Di Kecamatan Kedungwuni, sebanyak 286 paket sembako dibagikan kepada warga penerima manfaat. Mereka terdiri dari masyarakat kurang mampu, penyandang disabilitas, hingga para lanjut usia yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Sementara itu di Kecamatan Doro, bantuan berupa 400 kantong beras disalurkan kepada 200 warga. Setiap penerima memperoleh dua kantong beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama Ramadan.

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan pendampingan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), mulai dari camat, kapolsek, hingga danramil setempat.

Bagi sebagian warga, bantuan ini bukan sekadar paket sembako. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi harapan kecil yang sangat berarti di tengah kebutuhan yang meningkat selama bulan puasa.

Apresiasi untuk Baznas

Dalam kesempatan itu, Sukirman menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Pekalongan yang dinilai terus aktif menghimpun zakat dari masyarakat dan menyalurkannya kepada para mustahik.

Menurutnya, peran Baznas sangat penting dalam membantu pemerintah daerah menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Pekalongan yang telah mengelola zakat dari para muzakki dan menyalurkannya kepada masyarakat yang berhak. Peran Baznas sangat penting dalam membantu pemerintah menyalurkan bantuan sesuai dengan ketentuan syariat Islam,” ujar Sukirman.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas menjadi salah satu kekuatan dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Harapan di Bulan Ramadan

Bagi Sukirman, penyaluran bantuan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama Ramadan.

“Semoga bantuan ini dapat diterima dengan ikhlas dan membawa keberkahan, baik bagi para penerima maupun para pihak yang telah berkontribusi dalam penyalurannya,” kata dia.

Ramadan memang selalu menghadirkan semangat berbagi. Di berbagai daerah, kegiatan sosial seperti ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Perbaikan Jalan Jelang Lebaran

Selain kegiatan sosial, Sukirman juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus berupaya meningkatkan pelayanan masyarakat di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.

Salah satu fokus yang tengah dikerjakan saat ini adalah perbaikan jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Pekalongan.

Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan harapan sebagian kerusakan jalan dapat tertangani sebelum arus mudik Lebaran.

“Kami berharap menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti, sebagian kerusakan jalan sudah bisa tertangani sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman,” jelasnya.

Baznas Buka Akses Pengajuan Bantuan

Di sisi lain, Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan, KH Muhtarom, mengatakan pihaknya terus berupaya menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Namun ia mengakui, keterbatasan dana membuat bantuan belum dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

“Kami menyadari bantuan yang disalurkan belum dapat menjangkau seluruh masyarakat karena keterbatasan dana,” ujarnya.

Karena itu, Baznas membuka kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan namun belum menerima bantuan untuk mengajukan permohonan secara langsung.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan dan belum menerima bantuan, silakan mengajukan permohonan melalui Baznas,” kata Muhtarom.

Di tengah suasana Ramadan, bantuan sederhana seperti beras dan sembako ini menjadi simbol kepedulian. Bagi banyak warga, bantuan tersebut bukan hanya soal kebutuhan dapur—tetapi juga pengingat bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli.

Patrazone
Exit mobile version