Trailer “Para Perasuk” Rilis: Angga Yunanda hingga Anggun Tampil Mengejutkan dalam Dunia Mistis Desa Latas

Patrazone.com — Setelah menuai sorak-sorai di Sundance Film Festival 2026, film “Para Perasuk” akhirnya merilis trailer resmi yang memperlihatkan dunia mistis dan komunal yang memikat di Desa Latas. Film garapan Wregas Bhanuteja ini menampilkan kombinasi drama, horor, dan budaya lokal yang jarang terlihat di layar lebar Indonesia.
Desa Latas: Pusat Pesta dan Kerasukan
Trailer resmi membawa penonton ke Desa Latas, sebuah desa kecil di pinggiran kota yang dikenal dengan pesta kerasukan—ritual di mana warga “mengalami kerasukan” untuk saling terhubung dan melepaskan tekanan. Adegan pesta yang menegangkan sekaligus magis ini menjadi pusat cerita, memperlihatkan interaksi antara tradisi lokal dan tantangan modern.
Angga Yunanda, Bryan Domani, dan Chicco Kurniawan berperan sebagai murid dari Anggun, yang dalam film berperan sebagai mentor spiritual. Ketiganya bercita-cita menjadi Perasuk, individu dengan kemampuan memimpin orang lain merasakan kerasukan. Dalam trailer, terlihat perjuangan mereka mempertahankan mata air keramat yang menjadi sumber kekuatan para Perasuk, ketika desa menghadapi ancaman penggusuran.
Wregas Bhanuteja, penulis sekaligus sutradara, menjelaskan makna di balik pesta kerasukan:
“Pesta sambetan dan kerasukan di sini merefleksikan pengalaman komunal sehari-hari di Indonesia. Mereka melepaskan tekanan dan saling terkoneksi satu sama lain. Di sisi lain, ada ketegangan dari luar yang berusaha merebut Desa Latas, dan warga harus mempertahankannya.”
Karakter Bayu: Ambisi dan Kompleksitas
Tokoh utama Bayu, yang diperankan Angga Yunanda, digambarkan memiliki ambisi yang besar.
“Bayu berusaha sekuat tenaga untuk mencapai level sempurna, tapi selalu merasa belum cukup. Tantangan dari Wregas dengan imajinasinya yang luar biasa membuat karakter saya di ‘Para Perasuk’ menjadi sangat berkesan dan kompleks,” ujar Angga.
Penampilan Anggun sebagai mentor juga mengejutkan, menunjukkan sisi spiritual dan emosional yang kuat, sementara Maudy Ayunda dan Bryan Domani menghadirkan dinamika persahabatan dan konflik yang menegangkan.
Kolaborasi Internasional dan Produksi
Film ini diproduseri oleh Siera Tamihardja, Iman Usman, dan Amalia Rusdi, serta diproduksi oleh Rekata Studio. Tidak hanya proyek nasional, Para Perasuk merupakan hasil ko-produksi Indonesia dengan Singapura, Prancis, dan Taiwan, menjadikannya salah satu film Indonesia dengan cakupan internasional yang solid.
Tayang di Bioskop: 23 April 2026
Dengan trailer yang memukau, film ini siap mengajak penonton Indonesia merasakan pengalaman mistis, emosional, dan budaya yang kaya. “Para Perasuk” akan tayang di bioskop mulai 23 April 2026, menunggu untuk memikat hati penonton melalui visual menegangkan, narasi mendalam, dan performa akting para pemeran yang memukau.



