Patrazone.com — Pertandingan baru saja dimulai di Unipol Domus, Sabtu (21/3/2026), tetapi kejutan sudah terjadi. Dalam hitungan detik, Napoli langsung memecah kebuntuan—dan gol itu akhirnya menjadi penentu kemenangan.
Adalah Scott McTominay yang menjadi pembeda. Gol cepatnya di menit kedua memastikan kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari, sekaligus mengangkat Napoli ke posisi kedua klasemen sementara Serie A.
Gol Cepat yang Mengubah Segalanya
Semua berawal dari skema sederhana. Sepak pojok pendek yang dieksekusi Matteo Politano menciptakan kemelut di kotak penalti. Bola memantul liar sebelum akhirnya disambar McTominay di depan gawang.
Gol di menit kedua itu seperti pukulan telak bagi tuan rumah.
Napoli tak perlu bermain spektakuler sepanjang laga. Mereka hanya perlu menjaga keunggulan—dan itu dilakukan dengan cukup efektif.
Laga Ketat, Conte Sempat Geram
Meski unggul cepat, pertandingan tidak sepenuhnya mudah bagi Napoli. Laga berjalan cukup seimbang, bahkan cenderung berantakan di beberapa momen.
Pelatih Antonio Conte beberapa kali terlihat frustrasi di pinggir lapangan. Kesalahan umpan dari lini belakang membuat permainan Napoli sempat goyah dan memberi peluang bagi Cagliari.
Namun, peluang demi peluang yang dimiliki tuan rumah gagal berbuah gol.
Salah satu momen terbaik Cagliari datang dari Sebastiano Esposito yang hampir mencetak gol dari sudut sempit. Sayangnya, bola hanya melintas di depan gawang tanpa masuk.
Di sisi lain, Napoli juga sempat menebar ancaman melalui kombinasi apik antara McTominay, Kevin De Bruyne, dan Politano. Namun, kiper Elia Caprile tampil sigap menjaga gawangnya.
Tren Buruk Cagliari Berlanjut
Bagi Cagliari, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka. Ini menjadi kekalahan beruntun ketiga, dan sekali lagi mereka gagal bangkit setelah tertinggal di babak pertama—sebuah tren yang terus menghantui musim mereka.
Dengan 30 poin, Cagliari masih tertahan di posisi ke-15, belum sepenuhnya aman dari ancaman zona degradasi.
Napoli Mengintai Puncak
Sementara itu, kemenangan ini membawa Napoli mengoleksi 62 poin dan naik ke posisi kedua, menggeser AC Milan yang belum memainkan pertandingan pekan ini.
Bagi Napoli, ini bukan sekadar kemenangan tipis. Ini adalah sinyal bahwa mereka serius dalam perburuan gelar.
Di tengah musim yang semakin ketat, tiga poin dari laga seperti ini menjadi sangat berharga—bahkan bisa menjadi penentu di akhir musim.
Hasil Lain: Udinese Curi Poin di Genoa
Pada pertandingan lain, Udinese mencatat kemenangan penting 2-0 di markas Genoa di Stadion Luigi Ferraris.
Gol kemenangan Udinese dicetak oleh Jurgen Ekkelenkamp pada menit ke-66 dan Keinan Davis di masa injury time.
Hasil ini membawa Udinese naik ke posisi ke-10 klasemen dengan 39 poin, sementara Genoa tertahan di peringkat ke-13.
Di pekan yang penuh tekanan ini, Napoli menunjukkan satu hal penting: untuk menjadi juara, tidak selalu harus menang besar. Terkadang, satu gol cepat dan pertahanan yang solid sudah cukup untuk menjaga mimpi tetap hidup.
