Desa Wunut Klaten Bagikan THR Rp250.000 untuk Semua Warga, dari Bayi hingga Lansia

Patrazone.com — Warga di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tampak sumringah menjelang Lebaran tahun ini. Pemerintah desa setempat membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh warga tanpa terkecuali.
Menariknya, bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada orang dewasa. Anak-anak hingga bayi yang baru lahir pun turut menerima THR.
Setiap warga memperoleh Rp250.000 per orang, sehingga banyak keluarga menerima total bantuan hingga jutaan rupiah.
Lebih dari 2.300 Warga Terima THR
Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistyo Setiawan, mengatakan pembagian THR menjelang Lebaran sudah menjadi program rutin desa dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut dia, pada tahun ini sebanyak 2.341 warga tercatat sebagai penerima bantuan.
“Jumlah warga penerima 2.341 orang. THR yang dibagikan Rp250.000 per jiwa,” ujar Iwan, Kamis (5/3/2026).
Dengan jumlah tersebut, pemerintah desa mengalokasikan dana sekitar Rp585.250.000 untuk dibagikan kepada warga.
Dana Berasal dari Wisata Umbul Pelem
Iwan menjelaskan, dana pembagian THR tersebut berasal dari keuntungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola objek wisata air Umbul Pelem.
Objek wisata yang dikelola sejak 2018 itu menjadi sumber pendapatan utama desa. Sebagian keuntungan sengaja disisihkan untuk dibagikan langsung kepada masyarakat menjelang Hari Raya.
“Tujuan pembagian THR ini untuk memberikan bantuan tunai kepada warga di momen Lebaran,” kata Iwan.
Adapun syarat pengambilan THR cukup sederhana, yakni membawa fotokopi kartu keluarga (KK). Setiap anggota keluarga berhak menerima bantuan tersebut.
Warga Senang Bisa Beli Kebutuhan Lebaran
Kebijakan pemerintah desa ini disambut antusias warga. Mereka berbondong-bondong datang ke kantor desa untuk mengambil bantuan.
Salah satu warga, Suwarti, mengaku keluarganya menerima THR untuk empat orang anggota keluarga.
“Ya dapat THR lebaran dari BUMDes. Keluarga saya empat orang jadi total Rp1 juta,” ujarnya.
Ia mengaku uang tersebut akan digunakan untuk membeli kebutuhan Lebaran, termasuk pakaian baru.
“Buat beli baju. Senang sekali, sangat membantu,” kata Suwarti.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Wiyoto, yang datang mengambil THR untuk tiga kepala keluarga.
“Saya membawakan tiga KK, total delapan orang jadi Rp2 juta,” katanya.
Wisata Air yang Menghidupi Desa
Kesuksesan pembagian THR ini tidak lepas dari pesatnya perkembangan wisata Umbul Pelem.
Objek wisata mata air alami yang terletak di Desa Wunut itu mampu menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahun.
Data pengelola menunjukkan jumlah pengunjung mencapai:
- 117.713 orang pada 2018
- 304.501 orang pada 2019
- 156.060 orang pada 2020 (saat pandemi)
- 352.491 orang pada 2021
- 508.008 orang pada 2022
Ramainya wisatawan membuat omzet pengelolaan wisata ini mencapai miliaran rupiah setiap tahun, yang kemudian memberikan manfaat langsung bagi warga desa.
Dengan pengelolaan BUMDes yang kuat, Desa Wunut kini menjadi contoh bagaimana potensi wisata lokal dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



