Mobil

Ekspor Mobil Toyota Buatan Indonesia Naik 7 Persen pada Januari 2026, Model Hybrid Kian Diminati Pasar Global

Patrazone.com — Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Julyanto, mengatakan ekspor kendaraan Toyota dari Indonesia mencapai sekitar 22.000 unit pada Januari 2026. Angka tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di kisaran 20.000 unit.

“Kita lihat year on year, Januari 2026 naik sekitar 7 persen, dari 20 ribu menjadi 22 ribu unit. Ini lumayan kenaikannya,” kata Nandi di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Secara rinci, distribusi ekspor pada Januari 2026 terdiri dari 20.309 unit kendaraan bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) serta 1.830 unit mobil hybrid.

Sementara pada Januari tahun lalu, total ekspor tercatat 20.495 unit, yang terdiri dari 18.864 unit mobil ICE dan 1.631 unit kendaraan hybrid.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi produksi Indonesia mulai mendapat tempat di pasar internasional.

“Kita lihat elektrifikasinya naik 11 persen. Jadi model elektrifikasi, khususnya hybrid, bukan hanya diminati di domestik, tetapi juga di negara tujuan ekspor,” ujar Nandi.

Pasar Ekspor Tembus 80 Negara

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, manajemen PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia terus memperluas pasar serta melakukan riset terhadap kebutuhan konsumen global.

Saat ini, mobil Toyota produksi Indonesia telah diekspor ke berbagai kawasan, mulai dari Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, hingga Australia dan Oseania.

“Hampir semua mobil hybrid yang kita produksi sudah kita ekspor ke lebih dari 80 negara. Hanya beberapa model seperti Toyota Veloz yang masih difokuskan untuk pasar domestik,” kata Nandi.

Antisipasi Dampak Konflik Global

Meski kinerja ekspor meningkat, perusahaan tetap mewaspadai potensi gangguan logistik akibat situasi geopolitik global, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat, Iran, dan sekutunya seperti Israel.

Konflik tersebut berpotensi memengaruhi jalur pengiriman kendaraan, terutama ke kawasan Timur Tengah.

Nandi mengatakan hingga saat ini komitmen pengiriman dengan para importir masih berjalan sesuai rencana. Namun, perusahaan tetap memantau perkembangan situasi yang dapat berdampak pada proses pengapalan.

“Saat ini produksi tetap berjalan normal sesuai pesanan. Hanya saja untuk pengiriman atau shipping kita menyesuaikan dengan situasi,” ujarnya.

Ekspor Toyota Indonesia Tembus 3,15 Juta Unit

Sebagai informasi, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia telah beroperasi lebih dari lima dekade dengan kepemilikan saham mayoritas oleh Toyota Motor Corporation sebesar 95 persen dan sisanya oleh Astra International.

Perusahaan ini mengoperasikan lima fasilitas produksi di Sunter, Jakarta Utara, serta Karawang, Jawa Barat, yang memproduksi kendaraan utuh, mesin, komponen, hingga alat bantu produksi.

Secara kumulatif, sejak 1987 hingga akhir 2025, ekspor kendaraan Toyota dari Indonesia telah mencapai lebih dari 3,15 juta unit ke berbagai negara di dunia.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button