Konsultasi

BB Anak Tak Kunjung Naik, Perlukah Susu Tinggi Kalori? Ini Penjelasan Dokter

Patrazone.com — Berat badan anak yang tidak kunjung naik sering membuat orangtua khawatir. Banyak yang akhirnya memilih memberikan susu tinggi kalori agar bobot si kecil cepat bertambah. Namun dokter mengingatkan, langkah ini tidak boleh dilakukan sembarangan.


Berat badan anak yang sulit naik menjadi salah satu keluhan yang paling sering disampaikan orangtua saat berkonsultasi ke dokter.

Menurut dokter spesialis anak Ian Suryadi Suteja, susu tinggi kalori memang dapat membantu meningkatkan berat badan anak dalam kondisi tertentu. Namun, penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan dan diawasi oleh tenaga medis.

“Susu tinggi kalori bisa membantu, tetapi tujuannya tetap mencapai kondisi gizi yang normal. Tidak baik jika anak kekurangan gizi, tetapi juga tidak baik jika sampai overweight,” kata Ian Suryadi Suteja dalam acara edukasi kesehatan yang digelar oleh Sarihusada, Senin (9/3/2026).


Tidak Semua Anak Perlu Susu Tinggi Kalori

Ian menjelaskan, susu tinggi kalori biasanya mengandung energi yang lebih besar dibanding susu biasa, serta diperkaya protein, mineral, dan vitamin.

Karena kandungan nutrisinya cukup tinggi, penggunaannya harus berdasarkan penilaian dokter.

Ia mengaku masih sering menemukan orangtua yang membeli susu tersebut secara mandiri tanpa konsultasi.

“Ada yang datang membawa susu tinggi kalori, lalu saya tanya diresepkan siapa. Ternyata dibeli sendiri secara online,” ujarnya.

Padahal, setiap anak memiliki kondisi pertumbuhan dan kebutuhan nutrisi yang berbeda.


Cara Membuat Susu Juga Berpengaruh

Selain indikasi medis, cara penyajian susu juga menentukan hasil yang diperoleh.

Kesalahan dalam pengadukan atau takaran bisa membuat asupan nutrisi tidak optimal. Akibatnya, berat badan anak tetap tidak mengalami peningkatan.

Karena itu, dokter menyarankan orangtua untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memberikan susu tinggi kalori kepada anak.


Apakah Susu Tinggi Kalori Mengganggu Nafsu Makan?

Sebagian orangtua khawatir pemberian susu tinggi kalori justru membuat anak kenyang lebih lama sehingga malas makan.

Namun menurut Ian Suryadi Suteja, jika diberikan dengan dosis dan jadwal yang tepat, kondisi tersebut biasanya tidak terjadi.

Sebaliknya, ketika status gizi anak mulai membaik, sistem pencernaan akan bekerja lebih optimal sehingga nafsu makan anak justru meningkat.

“Setelah gizinya membaik, saluran cernanya juga lebih baik dan anak biasanya jadi lebih nafsu makan,” jelasnya.


Kunci Utama Tetap Pemantauan Pertumbuhan

Ian menekankan bahwa tujuan utama pemberian nutrisi tambahan bukan sekadar menaikkan berat badan dengan cepat, melainkan membantu anak mencapai status gizi yang sehat dan seimbang.

Karena itu, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin tetap menjadi langkah paling penting bagi orangtua.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button