Liga Indonesia

Bhayangkara Presisi Lampung FC Comeback Dramatis! Brace Moussa Sidibe Bungkam Persija Jakarta 3-2 di Injury Time

Patrazone.com – Sorak sorai pecah di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Minggu sore. Bhayangkara Presisi Lampung FC menciptakan kemenangan dramatis atas Persija Jakarta dengan skor tipis 3-2 dalam lanjutan Indonesia Super League 2025/2026.

Di balik kemenangan ini, satu nama menjadi pembeda: Moussa Sidibe. Dua golnya—termasuk gol penentu di masa tambahan waktu—mengubah jalannya laga sekaligus menghadirkan malam penuh emosi bagi publik tuan rumah.

Start Kilat Persija

Laga baru berjalan satu menit ketika Rayhan Hanan langsung mengejutkan publik Lampung. Memanfaatkan umpan matang dari Allano, ia dengan leluasa menaklukkan kiper Aqil Savik.

Gol cepat itu membuat Persija tampil dominan di 15 menit pertama. Tekanan demi tekanan membuat Bhayangkara kesulitan keluar dari permainan cepat “Macan Kemayoran”.

Momentum Berbalik

Namun, perlahan tuan rumah menemukan ritme. Kombinasi lini depan yang diisi Doumbia, Sidibe, dan Privat mulai mengancam.

Hasilnya datang pada menit ke-27. Sidibe mencetak gol penyama kedudukan, menghidupkan kembali semangat tim dan suporter.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Kartu Merah Ubah Segalanya

Memasuki babak kedua, laga berubah drastis. Jordi Amat harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-47.

Persija bermain dengan 10 orang.

Namun justru di tengah tekanan, tim tamu mampu kembali unggul. Tendangan bebas Fabio Calonego pada menit ke-62 tak mampu dibendung, mengubah skor menjadi 2-1 untuk Persija.

Drama Menit Akhir

Tertinggal, Bhayangkara meningkatkan intensitas serangan. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil di menit ke-86.

Dendy Sulistyawan yang baru masuk, mencetak gol penyama melalui skema bola mati. Stadion kembali bergemuruh—skor menjadi 2-2.

Namun drama sesungguhnya baru dimulai.

Di masa injury time, Sidibe menunjukkan kelasnya. Menggiring bola dari sisi kanan, ia melewati beberapa pemain Persija sebelum menaklukkan Cyrus Margono.

Gol. 3-2.

Stadion meledak dalam euforia.

Klasemen dan Dampaknya

Kemenangan ini mengangkat Bhayangkara ke posisi kelima dengan 44 poin. Sementara Persija harus turun ke posisi ketiga, kehilangan momentum penting dalam persaingan papan atas.

Bagi Sidibe, laga ini menjadi panggung sempurna—bukan hanya soal dua gol, tetapi tentang bagaimana ia menjadi simbol kebangkitan tim di momen krusial.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button