Papua Nugini Puncaki Daftar Negara dengan Keragaman Bahasa Terbanyak di Dunia

Patrazone.com — Keragaman bahasa di dunia sangat dipengaruhi oleh faktor geografi, migrasi, dan perkembangan budaya selama berabad-abad. Beberapa negara bahkan memiliki ratusan bahasa yang hidup, sering kali terkonsentrasi di komunitas kecil dengan akar sejarah yang mendalam.
Berdasarkan laporan Ethnologue 2025, Papua Nugini menjadi negara dengan bahasa hidup terbanyak, tercatat 841 bahasa. Geografi yang terjal dan komunitas yang terisolasi memungkinkan bahasa-bahasa ini bertahan dan berkembang selama ribuan tahun, menjadikan negara ini sebagai pusat warisan linguistik terkonsentrasi di dunia, bahkan melampaui seluruh Eropa secara keseluruhan.
Indonesia dan Nigeria: Raksasa Multibahasa
Di peringkat kedua, Indonesia memiliki 721 bahasa, tersebar di ribuan pulau dengan keanekaragaman budaya yang kaya. Pemisahan geografis dan tradisi lokal membantu mempertahankan keragaman ini hingga kini.
Nigeria berada di peringkat ketiga dengan 538 bahasa, mencerminkan identitas regional yang telah lama ada dan tradisi budaya yang kuat.
Negara Besar dan Beragam Budaya Lainnya
Negara-negara besar lainnya juga menampilkan keragaman linguistik tinggi:
- India: 459 bahasa, berakar dari sejarah panjang dan identitas regional yang kuat.
- Amerika Serikat: 364 bahasa, termasuk hampir 200 bahasa asli, meski bahasa Inggris dan Spanyol dominan.
- Australia: 320 bahasa, terbentuk dari bahasa-bahasa Aborigin dan migrasi multikultural.
10 Negara dengan Bahasa Terbanyak di Dunia (2025)
- Papua Nugini: 841 bahasa
- Indonesia: 721 bahasa
- Nigeria: 538 bahasa
- India: 459 bahasa
- Amerika Serikat: 364 bahasa
- Australia: 320 bahasa
- China: 308 bahasa
- Meksiko: 304 bahasa
- Kamerun: 281 bahasa
- Brasil: 240 bahasa
Keragaman bahasa ini tidak hanya mencerminkan perbedaan komunikasi, tetapi juga kaya akan warisan budaya, identitas, dan sejarah masing-masing negara.



