Women

Waspadai Tanda Bahaya Saat Olahraga, Dokter Ungkap Sinyal Jantung Tak Boleh Diabaikan

Patrazone.com – Olahraga kerap disebut sebagai kunci menjaga kesehatan tubuh dan jantung. Namun, jika dilakukan secara berlebihan atau tanpa memperhatikan kondisi fisik, aktivitas ini justru dapat menimbulkan risiko serius.

Dokter mengingatkan, terdapat sejumlah sinyal dari tubuh yang tidak boleh diabaikan saat berolahraga. Tanda-tanda tersebut bisa menjadi peringatan dini adanya gangguan pada jantung, sehingga penting dikenali agar olahraga tetap aman dan memberikan manfaat optimal.

Tanda Tubuh Harus Segera Berhenti Berolahraga

Ahli kesehatan jantung Prof Dr dr Budhi Setianto, SpJP, menjelaskan bahwa nyeri dada, kelelahan berlebihan, serta sesak napas saat berolahraga merupakan tanda penting untuk segera menghentikan aktivitas fisik.

“Jangan sampai kehabisan napas atau merasa sesak saat berolahraga,” ujar Prof Budhi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kapasitas jantung setiap orang berbeda. Olahraga yang terlalu berat dapat memberikan tekanan berlebih pada jantung. Karena itu, saat tubuh mulai terasa sangat lelah, pendinginan harus segera dilakukan.

Pendinginan dapat berupa berjalan santai atau lari ringan untuk membantu menurunkan detak jantung secara bertahap. Selain itu, istirahat dan asupan cairan yang cukup juga sangat penting untuk membantu pemulihan tubuh.

“Boleh lari kecil atau berjalan, lalu istirahat. Jangan lupa minum air putih karena tubuh membutuhkan cairan,” jelasnya.

Lelah Itu Wajar, Asal Tidak Berlebihan

Hal senada disampaikan oleh ahli jantung dr BRM Ario Soeryo Kuncoro, SpJP, FIHA, FAsCC. Ia menuturkan bahwa rasa lelah saat berolahraga adalah hal yang normal. Namun, pola latihan yang berkelanjutan harus selalu disertai dengan waktu istirahat yang cukup.

Dengan pengaturan latihan yang tepat, tubuh dapat tetap bugar tanpa mengalami kelelahan berlebihan. Olahraga pun tidak harus dilakukan di tempat atau waktu tertentu, selama dilakukan dengan memperhatikan kondisi tubuh masing-masing.

Pentingnya Mengatur Intensitas Olahraga

Mengutip laman Cedars-Sinai, para pemula yang memaksakan diri berolahraga terlalu keras memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan jantung secara mendadak. Oleh karena itu, pengaturan kecepatan dan intensitas olahraga sangat penting, terutama di tahap awal.

“Nyeri dada tidak pernah normal dan tidak bisa dianggap sepele,” kata Martha Gulati, MD, Wakil Direktur Pusat Jantung Preventif dan Rehabilitatif di Smidt Heart Institute.

Ia menambahkan, jika saat berolahraga muncul keluhan seperti mual, muntah, pusing, sesak napas, atau keringat berlebihan, kondisi tersebut bisa menjadi tanda serangan jantung.

“Jika aktivitas yang biasanya mudah dilakukan tiba-tiba membuat Anda kehabisan napas, segera hentikan olahraga dan periksakan diri ke dokter,” tegasnya.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button