KeuanganTak Berkategori

Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Kawasan Industri RI Gandeng Kemlu Gaet Investor Global

Patrazone.com – Upaya mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen kian digenjot. Kali ini, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menggandeng Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk memperkuat diplomasi ekonomi sekaligus menarik lebih banyak investasi asing masuk ke kawasan industri dalam negeri.

Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana menyebut kolaborasi ini sebagai momentum strategis untuk menyinergikan diplomasi luar negeri dengan penguatan industri nasional.

“Nota kesepahaman ini memperkuat sinergi antara diplomasi luar negeri dan pengembangan industri nasional. Kawasan industri adalah bukti kesiapan Indonesia di mata investor global,” ujar Ma’ruf dalam keterangan tertulis, Jumat (19/12/2025).

Menurut Ma’ruf, kawasan industri di Indonesia telah memiliki kesiapan konkret, mulai dari ketersediaan lahan, infrastruktur memadai, hingga ekosistem industri yang telah berjalan. Kondisi ini dinilai mampu mempercepat realisasi investasi sekaligus menciptakan lapangan kerja dalam skala besar.

Investasi Tumbuh, Serapan Tenaga Kerja Meningkat

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan tren investasi yang kian menguat. Sepanjang triwulan III/2025, realisasi investasi mencapai Rp491,4 triliun, tumbuh 13,9 persen secara tahunan.

Secara kumulatif, investasi dari kuartal I hingga III/2025 telah menembus Rp1.434,3 triliun, atau sekitar 75 persen dari target tahunan. Dampaknya signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, dengan 696.478 pekerja langsung terserap dari proyek investasi, naik 7,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Hingga September 2025, investasi telah membuka lebih dari 1,95 juta lapangan kerja baru di berbagai sektor ekonomi.

Kawasan Industri Dinilai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Dengan capaian tersebut, HKI optimistis target pertumbuhan ekonomi 8 persen sebagaimana diarahkan Presiden RI dapat tercapai, terutama jika investasi produktif difokuskan ke kawasan industri yang siap beroperasi.

“Target pertumbuhan 8 persen membutuhkan instrumen yang siap bekerja. Kawasan industri adalah mesin pertumbuhan yang efektif karena mendorong investasi, hilirisasi, dan penyerapan tenaga kerja secara cepat,” kata Ma’ruf.

HKI menilai peran Kemlu sangat krusial dalam mengarahkan minat investor global ke sektor dan lokasi yang benar-benar siap, sehingga diplomasi ekonomi tidak berhenti pada promosi, tetapi berujung pada realisasi investasi nyata.

Melalui kemitraan ini, HKI menyatakan siap menjadi mitra aktif Kemlu dalam menjadikan kawasan industri sebagai wajah konkret diplomasi ekonomi Indonesia, yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button