Waktu di Mars Tak Sama dengan Bumi, Jam Bisa Lebih Cepat 477 Mikrodetik per Hari

Patrazone.com – Selama ini, kita sering menganggap waktu berjalan sama di mana pun. Namun, penelitian terbaru dari National Institute of Standards and Technology (NIST), Amerika Serikat, menunjukkan bahwa jam di Mars berdetak rata-rata 477 mikrodetik lebih cepat per hari dibandingkan jam di Bumi.
Perbedaan ini, meski kecil, menjadi sangat penting dalam sinkronisasi waktu untuk komunikasi dan navigasi antariksa.
Relativitas Umum: Mengapa Waktu Bisa Berbeda
Fenomena ini dijelaskan oleh teori relativitas umum Albert Einstein:
- Di wilayah dengan gravitasi kuat, waktu berjalan lebih lambat.
- Di wilayah dengan gravitasi lebih lemah, waktu bergerak lebih cepat.
Selain gravitasi, kecepatan benda saat mengorbit juga memengaruhi laju waktu. Contoh yang sudah diterapkan di Bumi adalah satelit GPS, yang jam atomnya berdetak 38 mikrodetik lebih cepat per hari karena gravitasi lebih lemah dan efek percepatan.
Tantangan Pengukuran Waktu di Mars
Mars menghadirkan tantangan lebih kompleks dibandingkan Bulan:
- Massa Mars hanya sekitar sepersepuluh Bumi, sehingga gravitasi permukaannya lebih lemah.
- Mars berada 1,5 satuan astronomi dari Matahari, dengan orbit lebih lonjong sehingga gaya gravitasinya berubah sepanjang tahun.
Akibatnya, meski rata-rata jam di Mars lebih cepat 477 mikrodetik, selisih ini bisa berubah 226โ266 mikrodetik per hari sepanjang satu tahun Mars yang berlangsung 687 hari Bumi.
Pentingnya Sinkronisasi Waktu di Antariksa
Menurut Cheryl Gramling dari NASA, perbedaan sekecil 56 mikrodetik bisa menyebabkan kesalahan posisi ratusan lapangan sepak bola untuk objek yang bergerak mendekati kecepatan cahaya.
Oleh karena itu, sistem waktu yang akurat dan tersinkronisasi menjadi kunci bagi masa depan eksplorasi dan aktivitas manusia di Mars.
- NIST sebelumnya juga menghitung waktu di Bulan, yang berdetak 56 mikrodetik lebih cepat per hari dibanding Bumi.
- Temuan ini menjadi dasar pengembangan standar waktu Bulan setara Coordinated Universal Time (UTC).
Bijunath Patla, fisikawan NIST, menekankan:
โMasalah tiga benda saja sudah sangat rumit. Sekarang kita berurusan dengan empat: Matahari, Bumi, Bulan, dan Mars.โ
Langkah Menuju Kehidupan di Tata Surya
Riset ini menjadi fondasi penting untuk menyusun infrastruktur komunikasi dan navigasi antariksa di masa depan. Sinkronisasi jam di Bumi, Bulan, dan Mars menjadi prasyarat agar aktivitas manusia di berbagai planet dapat terlaksana dengan presisi tinggi.



