Riswadi Kembali Pimpin PDIP Kabupaten Pekalongan, Target Kembalikan Kursi DPRD yang Hilang

Patrazone.com – Riswadi kembali dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan untuk masa bakti 2025–2030. Penunjukan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai untuk mengembalikan kekuatan politik PDIP di Kota Santri, menyusul berkurangnya perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2024.
Penetapan Riswadi dilakukan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar pada 28 Desember 2025.
Konsolidasi Lima Tahunan Instruksi DPP
Riswadi menegaskan, penunjukan kembali dirinya bukanlah bentuk perubahan arah kepemimpinan, melainkan bagian dari konsolidasi lima tahunan yang bersifat instruktif dari DPP PDI Perjuangan.
“Ini bukan perubahan, tapi konsolidasi lima tahunan. Partai menjalankan fungsi pembentukan kepengurusan dari DPP, DPD sampai DPC, karena memang sifatnya top down,” ujar Riswadi usai rapat perdana DPC PDIP Kabupaten Pekalongan, Minggu (4/1/2026).
Enam Wajah Baru, Kader Lama
Dari total 17 pengurus DPC, terdapat enam nama baru. Namun, Riswadi menegaskan mereka bukan kader baru, melainkan pengurus lama yang sebelumnya aktif di tingkat PAC.
“Hanya enam orang yang wajah baru di DPC, tapi semuanya kader PAC. Jadi bukan orang baru,” jelasnya.
Akui Tantangan Berat Pasca-Pemilu 2024
Riswadi tak menampik tantangan politik ke depan cukup berat. Pada Pemilu Legislatif 2024, PDIP Kabupaten Pekalongan kehilangan tiga kursi DPRD.
“Kami sangat kecewa. Di 2024 legislatif kami kehilangan tiga kursi,” ungkapnya.
Karena itu, kepengurusan baru ditargetkan mampu memulihkan posisi PDIP sebagai partai besar di Kabupaten Pekalongan.
“Minimal marwah PDI Perjuangan kembali ke kursi semula. Syukur-syukur bisa tambah kursi,” tegas Riswadi.



