Banjir Rendam Enam Kecamatan di Pekalongan, Ratusan Warga Mengungsi

Patrazone.com — Banjir melanda enam kecamatan di Kabupaten Pekalongan sejak Sabtu (17/1), memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke sejumlah titik pengungsian darurat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan hingga Sabtu malam masih fokus pada evakuasi warga terdampak dan distribusi bantuan logistik.
Enam Kecamatan Terdampak, Longsor Terjadi di Wilayah Selatan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto, menyebutkan banjir berdampak di Sragi, Siwalan, Tirto, Wonokerto, Wiradesa, dan Buaran. Selain itu, BPBD juga mencatat kejadian longsor di beberapa titik wilayah selatan Kabupaten Pekalongan.
“Fokus utama kami saat ini adalah evakuasi warga dan pemberian bantuan logistik,” ujar Agus.
Lokasi longsor tercatat di Harjosari, Bojongkoneng, Kandangserang, serta Jalan Bubak Kandangserang menuju Paninggaran.
Titik Pengungsian dan Jumlah Warga
Data sementara BPBD menunjukkan Dupantex, Tirto menjadi lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 128 jiwa, diikuti Lokatex, Siwalan dengan 57 jiwa. Titik pengungsian lain tersebar dengan jumlah pengungsi 11–20 orang per lokasi.
Beberapa lokasi pengungsian sementara antara lain:
- Dupantex, Tirto
- Lokatex, Siwalan
- Masjid At Taqwa, Sragi
- Mushola Al Fatah, Curug Tirto
Bantuan Logistik dan Dapur Umum
BPBD masih berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan untuk pendirian dapur umum. Sementara ini, kebutuhan makan pengungsi dipenuhi dengan bantuan nasi bungkus.
“Dapur umum masih kami koordinasikan, sementara distribusi logistik berupa nasi bungkus,” tambah Agus.
Evakuasi Khusus Warga Rentan
Selain pengungsian massal, BPBD juga mengevakuasi warga yang membutuhkan penanganan khusus. Di antaranya:
- Rusti (78) dan Ahyan Alfiyanto (25), warga Perum Griya Wiroto Asri, Kelurahan Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto.
“Ketinggian air bervariasi antara 20–60 sentimeter. Evakuasi warga berjalan lancar,” kata Agus.
Ahyan Alfiyanto dievakuasi karena kondisi kesehatannya pasca operasi kaki dan akan dibawa keluarga ke saudara di wilayah Buaran.
Imbauan Waspada
BPBD Kabupaten Pekalongan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap banjir susulan dan longsor, karena potensi cuaca ekstrem masih berlanjut beberapa hari ke depan.



