Makro

Pertamina Drilling Tembus Pasar Offshore Internasional Lewat Kerja Sama dengan Petronas

Patrazone.com — PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menembus pasar offshore internasional melalui kerja sama strategis dengan perusahaan migas Malaysia, Petronas, dalam penyediaan Hydrogen Sulfide (H2S) Equipment Rental & Services.

Langkah ini menjadi tonggak penting karena menandai penetrasi pasar non-captive pertama Pertamina Drilling di lingkungan Petronas, sekaligus memperluas portofolio bisnis jasa penunjang hulu migas di luar Indonesia.


Kepercayaan Internasional terhadap Kompetensi dan Standar Keselamatan

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Pertamina Drilling, Jufrihadi, menegaskan bahwa keberhasilan memenangkan tender H2S Equipment Rental & Services menunjukkan kepercayaan internasional terhadap kompetensi, standar keselamatan, serta kualitas layanan perusahaan.

“Keberhasilan memenangkan tender ini merupakan pencapaian strategis bagi Pertamina Drilling. Ini bukti kapabilitas dan standar HSSE kami mampu bersaing di pasar global, khususnya untuk proyek offshore dengan risiko tinggi,” ujar Jufrihadi, dikutip Minggu (18/1/2026).

Tender yang dimenangkan Pertamina Drilling mencakup penyediaan H2S Equipment dan jasa terkait. Pekerjaan perdana dilakukan di sumur Barokah-01 milik Petronas Carigali Indonesia, bagian dari proyek offshore yang dikelola beberapa unit Petronas seperti PC Ketapang II Ltd, PC North Madura II Ltd, dan Petronas North Ketapang SDN. BHD.


Fokus pada Keselamatan dan Kesiapsiagaan SDM

Layanan H2S menjadi krusial karena berperan menjaga keselamatan operasi, terutama di area dengan kandungan gas beracun. Selain peralatan, kesiapan sumber daya manusia menjadi prioritas utama.

Pertamina Drilling juga menggelar pelatihan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) bagi tim rescue, khususnya Marine Crew yang langsung terlibat dalam aktivitas offshore. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi keadaan darurat dan memperkuat budaya zero accident di lapangan.

“Kami tidak hanya menyediakan peralatan dan layanan, tetapi memastikan seluruh personel memiliki kompetensi keselamatan mumpuni. Training SCBA untuk rescue team adalah bagian dari komitmen kami terhadap prinsip zero accident,” tambah Jufrihadi.


Strategi Ekspansi Global dan Dukung Kemandirian Energi Nasional

Kerja sama ini menjadi strategi Pertamina Drilling untuk memperluas jangkauan pasar offshore internasional dan memperkuat daya saing di tingkat global. Perusahaan juga menargetkan peluang serupa dengan operator migas global lainnya, sejalan dengan upaya mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Dengan pengalaman, teknologi, dan standar HSSE yang ketat, Pertamina Drilling optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi industri hulu migas, baik di dalam maupun luar negeri.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button