Bupati Pekalongan Tinjau Lokasi Pengungsian, Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir Terpenuhi

Patrazone.com — Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, turun langsung meninjau lokasi pengungsian banjir di Gedung Kopindo, Kecamatan Wiradesa, belum lama ini. Kunjungan ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan sekaligus memastikan kebutuhan dasar ratusan warga terdampak banjir terpenuhi.

Para pengungsi berasal dari beberapa desa di Kecamatan Tirto, termasuk Mulyorejo, Tegaldowo, dan Karangjompo, yang terdampak jebolnya tanggul Sungai Sengkarang. Genangan air yang tinggi memaksa warga dievakuasi demi keselamatan mereka.

Dalam peninjauan, Bupati Fadia didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, serta sejumlah kepala OPD. Ia memastikan fasilitas pengungsian, mulai dari makanan, tempat istirahat, hingga layanan kesehatan, tersedia bagi para pengungsi.

“Yang terpenting masyarakat aman terlebih dahulu. Selama di pengungsian, kami pastikan kebutuhan makan, tempat tidur, dan obat-obatan tersedia. Mungkin sederhana, tapi insya Allah cukup dan terlayani,” ujar Bupati Fadia saat menyalurkan bantuan logistik.

Ia menambahkan, pemerintah daerah fokus pada keselamatan warga dan percepatan penanganan banjir. Pemkab Pekalongan terus memantau operasional rumah pompa air dan menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menanganai tanggul yang jebol.

“Kami terus berupaya agar banjir segera surut. Koordinasi dengan provinsi berjalan, dan fungsi rumah pompa terus kami awasi supaya semuanya bekerja maksimal,” tegasnya.

Banjir akibat jebolnya tanggul di Tegaldowo sempat menimbulkan kondisi darurat. Luapan Sungai Sengkarang menggenangi permukiman di Desa Mulyorejo dan sekitarnya hingga aktivitas warga lumpuh. Sejak Sabtu pagi, tim SAR gabungan bersama TNI Kodim 0710/Wijayakusuma dikerahkan mengevakuasi warga menggunakan kendaraan militer ke lokasi pengungsian yang lebih aman.

Patrazone
Exit mobile version