Nasional

Dari Paspor hingga Pelayanan Cepat, Pekalongan Perkuat Sinergi dengan Imigrasi Pemalang

Patrazone.com – Suasana Ruang Rapat Bupati Pekalongan tampak lebih hangat dari biasanya. Bukan sekadar pertemuan formal, audiensi antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang menghadirkan satu semangat yang sama: memperbaiki layanan untuk masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, hadir langsung bersama jajaran pejabat daerah. Dari pihak imigrasi, Kepala Kantor Imigrasi Pemalang, Imam Bahri, turut membawa timnya. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali arah kolaborasi yang sudah terjalinโ€”dan akan terus diperkuat.

โ€œKerja sama ini bukan hal baru. Kita sudah memulainya sejak 2023,โ€ ujar Sukirman.

Ia merujuk pada nota kesepakatan yang ditandatangani pada 16 Februari 2023, yang membuka layanan dokumen perjalanan di Mal Pelayanan Publik. Sejak saat itu, warga Pekalongan tak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus paspor.


Layanan Publik yang Lebih Dekat

Bagi masyarakat, kehadiran layanan imigrasi di daerah bukan sekadar kemudahan administratif. Ini tentang efisiensi waktu, penghematan biaya, dan rasa nyaman dalam mengakses layanan negara.

Bayangkan seorang pekerja migran yang harus memperpanjang paspor. Dulu, ia mungkin harus bepergian ke kota lain, menghabiskan waktu dan ongkos tambahan. Kini, layanan itu semakin dekat.

Di sinilah peran kolaborasi menjadi krusial.

Sukirman menegaskan, ke depan kerja sama ini tidak boleh berhenti sebagai formalitas semata. Ada kebutuhan nyata yang harus dijawab.

โ€œSelain silaturahmi, kerja sama ini harus terus diperkuat. Kita mendukung penuh peran Kantor Imigrasi sebagai instansi vertikal dalam menjalankan kebijakan pusat di daerah,โ€ tegasnya.


Adaptasi dan Peluang Baru

Di sisi lain, Kantor Imigrasi Pemalang juga tengah berbenah. Kepala Kantor Imigrasi, Imam Bahri, mengungkapkan bahwa institusinya saat ini sedang beradaptasi dengan struktur baru di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Perubahan ini bukan tanpa tantangan, tetapi juga membuka peluang.

โ€œKami sedang melakukan kajian untuk meningkatkan pelayanan, termasuk kemungkinan penambahan unit layanan,โ€ kata Imam.

Harapan pun munculโ€”Kabupaten Pekalongan berpotensi menjadi salah satu daerah yang mendapat pengembangan layanan tersebut.

Jika terwujud, bukan tidak mungkin akses layanan keimigrasian akan semakin luas dan cepat.


Lebih dari Sekadar Kerja Sama

Di balik diskusi formal dan rencana pengembangan, ada satu hal yang menjadi benang merah: kepercayaan.

Imam Bahri mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam membangun kemitraan. Baginya, ini bukan sekadar hubungan antarinstansi, tetapi kolaborasi nyata untuk masyarakat.

โ€œKami sangat mengapresiasi sambutan dari Pemkab Pekalongan. Ini awal yang baik untuk memperkuat peran kami sebagai mitra,โ€ ujarnya.


Harapan Warga di Ujung Layanan

Pada akhirnya, semua upaya ini bermuara pada satu tujuan: pelayanan publik yang lebih baik.

Warga tidak lagi ingin berhadapan dengan birokrasi yang berbelit. Mereka menginginkan layanan yang cepat, jelas, dan manusiawi.

Langkah kecil seperti audiensi ini mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya, ada proses panjang menuju perubahan.

Dan bagi masyarakat Pekalongan, perubahan itu kini terasa semakin dekatโ€”dimulai dari hal yang paling sederhana: mengurus paspor tanpa harus pergi jauh.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button