Nasional

HUT ke-60 Kabupaten Batang: Ekonomi Tumbuh 7,79%, Danang Aji Saputra Dorong Percepatan Infrastruktur dan Penanganan Rob

Patrazone.com – Enam dekade perjalanan Kabupaten Batang sebagai daerah otonom menjadi momentum refleksi sekaligus akselerasi pembangunan. Di usia ke-60 tahun, daerah pesisir di Jawa Tengah ini menunjukkan geliat pertumbuhan yang semakin menguat.

Di tengah perayaan hari jadi, capaian ekonomi menjadi sorotan utama. Sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Batang tercatat mencapai 7,79 persen—angka yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Wakil Ketua DPRD Batang, Danang Aji Saputra, menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata kerja kolektif antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

“Pertumbuhan perekonomian di Batang menunjukkan yang terbaik sepanjang 2025. Semoga terus meningkat di tahun-tahun mendatang,” ujarnya di Alun-alun Batang.

Sinergi Daerah dan Pusat Jadi Kunci

Di balik pertumbuhan tersebut, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting. Namun, Danang mengakui bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih menjadi tantangan.

Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan, terutama dalam penyediaan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Peran pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mendorong pembangunan lebih cepat,” jelasnya.

Rob Jadi Ancaman Nyata Wilayah Pesisir

Salah satu isu krusial yang kini menjadi perhatian adalah penanganan rob atau banjir pasang air laut yang kerap melanda wilayah pesisir Batang.

Jika tidak ditangani secara serius, rob dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari sektor perikanan hingga perdagangan lokal.

Masalah ini tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

60 Tahun Batang: Antara Sejarah dan Masa Depan

Selain capaian ekonomi dan pembangunan, peringatan HUT ke-60 juga memunculkan wacana menarik: pengembalian penetapan usia Kabupaten Batang berdasarkan sejarah era Mataram Islam.

Namun, DPRD Batang menegaskan bahwa keputusan tersebut belum dapat diambil dalam waktu dekat.

“Kami masih menunggu kajian dari para pemerhati sejarah. Harus ada dasar yang kuat sebelum diputuskan,” kata Danang.

author avatar
Patrazone

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button